Date:

Share:

Inspirasi Menjadi Penulis dan Perempuan Sholihah bersama al- Ustadz Ma’mun Affany, M. Fil. I

Related Articles

Pukul 15.00 WIB teras depan Rayon Damaskus masih digunakan santriwati Gontor Putri Kampus 2 untuk ibadah salat ashar berjama’ah, namun tepat pukul 15.30 teras tersebut sudah rapih berubah menjadi aula pertemuan yang sederhana namun tetap bersahaja. Sore itu, (3/9) diadakan Seminar Sastra Fiktif bersama al- Ustadz Ma’mun Affany, M. Fil. I, novelis ulung yang juga alumni Pondok Modern Darussalam Gontor.

            Acara seminar yang diselenggarakan oleh Bagian Diskusi Ilmiah dan Penerbitan OPPM tersebut dihadiri oleh 400 santriwati, dan beberapa dewan guru. Antusias mereka untuk menyerap ilmu sebanyak mungkin jelas terlihat ketika mereka diharuskan untuk membuat refleksi singkat dari keadaan dan suasana acara, yang ditujukan untuk menjembatani pelatihan kepenulisan sastra fiktif tersebut. Kesemangatan Ustadz Ma’mun dalam menyampaikan materi juga menjadi faktor yang memupuk suksesnya acara. “Kalian harus yakin, kalau kalian bisa menjadi penulis!” nasehatnya di sela-sela seminar.

            20 menit sebelum acara usai, sesi tanya jawab dengan pembicara dibuka. Satu pertanyaan polos dari santriwati kelas 3 Intensif cukup membekas di relung hadirin yang hadir. “Ustadz, mengapa mayoritas karya antum membicarakan tentang perempuan?”-red. Sang pemateripun menjawab bahwa perempuan, ibu, adalah sekolah yang pertama lagi utama bagi anak. Karenanya beliau ingin menggambarkan bagaimana sosok perempuan sholihah yang sebenanrnya.

            Selain mendapatkan ilmu baru tentang kiat-kiat menulis sastra fiktif yang jitu, para santriwati dan segenap dewan guru yang hadir juga mendapatkan banyak inspirasi untuk menjadi perhiasan terindah di dunia. Karena dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan atasnya adalah perempuan sholihah. MIA

Popular Articles