Date:

Share:

Ustadz Husnan Bey Fannanie: “Nyali, Modal Berharga dari Gontor”

Related Articles

DARUSSALAM – “Saat menjadi alumni nanti, kita ini bagaikan orang yang memasuki hutan belantara. Namun, kita sudah diberi satu modal berharga oleh Gontor, yaitu Nyali.” Demikian penuturan Ustadz Husnan Bey Fannanie, cucu dari K.H. Zaenuddin Fannanie, pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor, dalam Bedah Buku “Menapaki Kaki-Kaki Langit” yang diselenggarakan oleh Warta Mingguan Darussalam Pos di Balai Pertemuan Pondok Modern Darussalam Gontor, Jumat (6/2) pagi.

Bedah Buku "Menapaki Kaki-kaki Langit" bersama Ustadz Husnan Bey Fannanie oleh Warta Mingguan Darussalam Pos di Pondok Modern Darussalam Gontor.
Bedah Buku “Menapaki Kaki-Kaki Langit” bersama Ustadz Husnan Bey Fannanie oleh Warta Mingguan Darussalam Pos di Gontor

Dalam bedah buku yang diikuti sebanyak 800 santri tersebut, Ustadz Husnan memaparkan pengalaman beliau selama berkuliah di Lahore, Pakistan, dan Amsterdam, Belanda. Pengalaman-pengalaman tersebut beliau sampaikan sekaligus memotivasi para santri untuk selalu mempertahankan kesantriannya di tengah perjalanan mengejar impian.

Selain itu, acara yang dibuka oleh Dr. H. Kholid Muslih, M.A. mewakili Pimpinan PMDG tersebut, diselenggarakan dalam waktu dua hari. Acara diawali dengan Bedah Buku “Menapaki Kaki-Kaki Langit” pada Jumat pagi, dilanjutkan Bedah Buku “Beasiswa 5 Benua” oleh Ahmad Fuadi pada Jumat siang. Sedangkan acara Workshop Tulis Menulis diisi oleh Aries Adenata, pengurus Forum Lingkar Pena Pusat, pada Sabtu (7/2) siang. binhadjid

 

Popular Articles