Date:

Share:

Pupuk Kebersamaan Guru, Dema Gelar Pertandingan Sepak Bola

Related Articles

Suasana sebelum partai final di lapangan hijau PMDG antara guru tahun kedua dan ketiga
Suasana sebelum partai final di Lapangan Hijau PMDG antara guru tahun kedua dan ketiga

DARUSSALAMInna asy-syababa wa al-faragha mafsadatun li-l-mar’i ayya mafsadatin. Semboyan tersebut sering terdengar di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). Kekosongan (waktu kosong) yang tidak digunakan dengan baik, maka akan menjadi ‘benalu’ dan perusak bagi seluruh individu. Untuk mengantisipasi hal ini, PMDG selalu mengadakan berbagai macam aktivitas untuk mengisi kekosongan para penghuni Darussalam.

Tepat setelah selesainya Ujian Tengah Semester (UTS) bagi para mahasiswa Institut Studi Darussalam (ISID) Kampus Rabithah yang juga berstatus guru Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI), Dewan Mahasiswa (Dema) Wilayah Rabithah berinisiatif menggunakan momen tersebut dengan mengadakan pertandingan sepak bola antarguru per angkatan. Selain menanamkan jiwa sportivitas antarguru, acara ini diharapkan mampu menumbuhkan dan mempererat kebersamaan guru-guru KMI. Sehingga, terjalinlah silaturahim yang kuat di antara mereka hingga di manapun berada.

Kegiatan yang diikuti enam tim sepak bola dari setiap angkatan guru KMI ini dilaksanakan pada hari Jum’at (28/3) hingga Sabtu (29/3) sore. Sistem pertandingan yang digunakan adalah sistem gugur dengan agregat gol terbanyak untuk setiap pertandingan. Pada babak penyisihan, guru tahun keenam yang dipertemukan dengan guru tahun kelima bermain imbang dengan skor 1-1. Sehingga, pemenangnya harus ditentukan melewati adu penalti dengan skor 4-5 untuk kemenangan guru tahun kelima. Sementara guru tahun kedua juga bermain imbang dengan guru tahun keempat dengan skor 1-1. Melalui babak penalti, guru tahun kedua berhasil menang dengan skor 6-5. Sedangkan guru tahun ketiga mengalahkan guru tahun pertama di waktu normal dengan skor tipis 2-1.

Dengan hasil pertandingan di babak penyisihan yang diselenggarakan pada Jum’at pagi hingga sore tersebut, maka tim yang berhak melaju ke babak final adalah guru tahun kedua dan guru tahun ketiga. Pertandingan final antara guru tahun kedua dan guru tahun ketiga diselenggarakan pada Sabtu sore. Guru tahun ketiga berhasil memenangkan pertandingan tanpa perlawanan yang berarti dari guru tahun kedua. Skor telak 4-0 untuk kemenangan tim sepak bola dari guru tahun ketiga tersebut menunjukkan dominasi sang juara terhadap lawan mereka dari guru tahun kedua. fei

Popular Articles