Date:

Share:

Fathul Kutub 1442. Kiai Hasan: “Kebutuhan Membaca Sama Seperti Kebutuhan Makan dan Minum”

Related Articles

DARUSSALAM—Dalam rangka memperluas wawasan para santri, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) mengadakan kegiatan “Fathu Kutubi-t-Turats Al-Islamiyyah” atau yang lebih dikenal dengan Fathul Kutub bagi Siswa Akhir Kulliyyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) 2021. Acara yang rutin diadakan setiap tahun tersebut diselenggarakan satu minggu, mulai hari Rabu (16/9) hingga hari Rabu (23/9), dan diikuti oleh 717 siswa.

Kegiatan dimulai dengan pengarahan selama 2 hari terkait materi yang akan dibahas, yakni Aqidah, Fiqh, Tafsir, dan Hadits oleh guru-guru senior yang pakar dalam bidang tersebut. Setelah dibuka oleh Pimpinan Pondok pada Sabtu pagi (19/9), kegiatan dilanjutkan dengan inti dari acara Fathul Kutub, yaitu pembahasan dan diskusi yang dibagi ke dalam 44 kelompok, dimana setiap kelompok terdiri dari 14 anak.

Program pembahasan dipusatkan di dalam Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), sedangkan kegiatan diskusi dilaksanakan di beberapa titik yang bertempat di Masjid Jami’ dan teras Gedung Aligarh.

Setiap hari ada 2 sesi pembahasan, yaitu membuka buku atau kitab untuk mencari beberapa masalah yang telah ditentukan oleh panitia lalu menuliskannya dalam buku tulis, untuk selanjutnya didiskusikan.

Setiap kelompok mengikuti 6 sesi pembahasan dan diskusi yang dibimbing oleh 1 sampai 2 musyrif dari guru tahun ke-6 ke atas. Selain bertugas untuk mengawal dan mendampingi para siswa dalam pembahasan dan diskusi, para musyrif  juga mendapat tugas untuk memberikan nilai. Hal ini dikarenakan Fathul Kutub merupakan salah satu bentuk Ujian Akhir bagi siswa kelas 6 KMI.

Kegiatan tersebut ditutup pada Rabu pagi (23/9) oleh Pimpinan PMDG, K.H. Hasan Abdullah Sahal. Dalam sambutannya, Beliau banyak menyampaikan terkait pentingnya acara ini. “Kebutuhan kita (sebagai mukmin, santri, bahkan manusia) kepada membaca, sama seperti kebutuhan kita kepada makan dan minum.” Tegas Kiai Hasan menekankan urgensi membaca bagi seluruh manusia.

Semoga dengan terselenggaranya acara ini dengan lancar, para santri dapat mendapat manfaat yang besar dan pengalaman yang berharga untuk meraih masa depan yang gemilang, menjadi Ulama yang intelek, bukan intelek yang tahu agama. Brada

 

Popular Articles