Pondok Modern Darul Qiyam Gontor 6

Darul Qiyam adalah cabang Pondok Modern Darussalam Gontor yang terletak di dusun Gadingsari, desa Mangunsari, kecamatan Sawangan, kabupaten Magelang. Lembaga ini bermula dari tawaran kepada Pondok Modern Gontor untuk mengelola tanah wakaf dan beberapa bangunan dari ibu Qoyumi Kafrawi, pada bulan Pebruari 1999. Wakaf tersebut berupa tanah 2,3 ha. beserta 1 masjid dan 1 unit rumah.

Menanggapi niat baik tersebut, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor berserta rombongan mengadakan survei ke lokasi tersebut pada tanggal 22 – 23 Juli 1999. Setelah mempertimbangkan berbagai hal dan memusyawarahkannya dengan berbagai pihak akhirnya Pimpinan Pondok menerima tawaran wakaf tersebut dan akan mengembangkannya menjadi sebuah Pondok Pesantren, hal ini sejalan usulan pada Sidang Badan Wakaf ke – 42 pada tanggal 24 – 25 Juli 1999, di Pondok Modern Darussalam Gontor.

Menindaklanjuti penerimaan di daerah yang cukup sejuk itu dikirimlah 2 orang guru, yaitu H. Farid Sulistiyo, Lc. Dan M. Abdullah Bajuri, Lc. untuk merintis berdirinya cabang Gontor ke-6 di sana. Pada awal pembukaannya, di Pondok ini telah tersedia fasilitas 1 buah masjid, 1 unit rumah, 8 lokal asrama santri dengan daya tampung 80 orang, 6 lokal kelas, dan 8 lokal WC/Kamar Mandi . Berbagai kegiatan awal telah dilakukan untuk menggalang dukungan masyarakat, misalnya pengajaran di TPA, Pengelolaan masjid “Nurul Hidayah” sebagai tempat pengajian/yasinan, dan beragam olahraga.

Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI)

Kegiatan resmi pendidikan dan pengajaran setingkat KMI Gontor di cabang ini, mulai diselenggarakan pada bulan Syawwal 1420 dengan dikirim 100 santri dan beberapa guru dari Gontor. Mulai tahun ajaran 1424-1425 ini, kegiatan belajar mengajar di Pondok Modern Darul Qiyam telah berjalan untuk seluruh kelas I – 6 dengan dikirimnya sejumlah siswa kelas 5 dan 6 ke Pondok ini. Sistem pendidikan di KMI Darul Qiyam sepenuhnya mengacu kepada sistem pendidikan KMI Pondok Modern Darussalam Gontor, baik dalam jenjang pendidikan maupun kurikulumnya, demikian pula berbagai aktivitas dan program-programnya.

Tenaga pengajar Darul Qiyam terdiri dari lulusan KMI Pondok Modern Darussalam Gontor, ISID dan universitas Al-Azhar Kairo. Adapun santri Darul Qiyam adalah mereka yang ditempatkan di Pondok ini pada ujian masuk KMI Pondok Modern Darussalam Gontor serta pindahan dari Gontor Pusat. Setiap siswa KMI Darul Qiyam di seluruh tingkatan dapat melanjutkan ke KMI Pondok Modern Darussalam Gontor jika mencapai standar nilai tertentu yang telah ditetapkan pada ujian kenaikan kelas di samping pertimbangan mental siswa yang bersangkutan. Sebagaimana siswa akhir KMI pondok cabang Gontor lainnya, mereka mengikuti ujian akhir kelas VI, praktek mengajar, dan berbagai aktifitas lain menjelang kelulusan di Gontor Pusat.

Pengasuhan Santri

Saat ini, semua kegiatan dan acara pondok mulai mandiri. Kegiatan organisasi dan kepramukaan telah menjadi tanggungjawab santri, di bawah bimbingan para guru. Sebelumnya para guru masih banyak terjun menangani langsung kegiatan-kegiatan ekstra kurikuler santri.

Seperti halnya di Gontor Pusat, seluruh santri, di luar kelas mendapat bimbingan, pengajaran, dan pengembangan secara intensif oleh Pengasuhan Santri yang bertanggungjawab menangani berbagai aktivitas ekstra kurikuler yang meliputi: keorganisasian, kepramukaan, bahasa, disiplin, olahraga, ketrampilan, kesenian, akhlak, ibadah, dll. Dengan beberapa modifikasi dan inovasi, seluruh kegiatan ekstra kurikuler tersebut mengacu kepada aktivitas yang diselenggarakan oleh Pengasuhan Santri di Pondok Modern Darussalam Gontor.

Gerakan Ekonomi Produktif

Mengingat umurnya yang masih relatif muda, gerakan ekonomi Pondok masih terbatas pada unit-unit usaha yang berada di bawah Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM), misalnya: koperasi pelajar, kantin pelajar, penatu, dan fotografi.

1926-2014 Gontor All Right Reserved || Design By ICT Team