Ramadhan: Bulan Penuh Aktivitas Reviewed by Momizat on . Bulan Ramadhan telah tiba. Terlepas dari perbedaan awal Ramadhan yang selalu terjadi beberapa tahun ini di Indonesia, Pondok Modern Gontor selalu mengisi bulan Bulan Ramadhan telah tiba. Terlepas dari perbedaan awal Ramadhan yang selalu terjadi beberapa tahun ini di Indonesia, Pondok Modern Gontor selalu mengisi bulan Rating:
You Are Here: Home » Berita » Ramadhan: Bulan Penuh Aktivitas

Ramadhan: Bulan Penuh Aktivitas

Bulan Ramadhan telah tiba. Terlepas dari perbedaan awal Ramadhan yang selalu terjadi beberapa tahun ini di Indonesia, Pondok Modern Gontor selalu mengisi bulan ini dengan berbagai macam kegiatan. Meskipun sebenarnya Ramadhan adalah bulan untuk liburan santri, namun faktanya berbagai macam aktivitas justru diadakan selama bulan suci ini.

di Gontor 2, santri yang sudah lulus tes masuk diwajibkan mengikuti proses pendidikan hingga tanggal 19 Ramadhan. Sementara itu, mereka yang belum lulus pada tes gelombang pertama, diberi kesempatan mengikuti kelas persiapan selama bulan Ramadhan untuk ikut tes gelombang II pada bulan Syawwal nanti. Oleh karena itu, para asatidz di Gontor 2 juga tidak libur selama Ramadhan ini.

Di Gontor Pusat, siswa kelas 5 KMI justru memiliki kegiatan yang sangat padat selama bulan Ramadhan. Saat ini mereka melaksanakan Musyawarah Kerja (Muker) Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) dan Musyawarah Koordinator Gerakan Pramuka. Melalui agenda ini, mereka menyusun program kerja yang akan dijalankan selama satu tahun ajaran. Tidak hanya itu, melalui kepanitiaan bulan Ramadhan, siswa kelas 5 juga menjadi ujung tombak berbagai macam kegiatan pondok selama Ramadhan. Sekedar menyebut contoh, mereka terlibat dalam kepanitiaan acara khataman siswa kelas 6 KMI yang akan dilaksanakan pada tangga 10 Ramadhan nanti; mereka juga membantu para asatidz dalam panitia buka bersama yang tahun ini akan mengundang 10.000 jama’ah; siswa kelas 5 juga membantu asatidz di unit-unit usaha pondok.

Sementara itu, siswa kelas 6 KMI saat ini sedang mengikuti rentetan kegiatan santri akhir sebelum diyudisium pada 11 Ramadhan nanti. Program ini dimulai sejak 10 hari sebelum Ramadhan melalui kegiatan Rihlah Iqtishadiah. Kemudian dilanjutkan dengan pembekalan intensif yang terdiri dari pemantapan ibadah, kepondokmodernan, wawasan keilmuan, kepemimpinan, entrepreneurship, dan lain sebagainya.

Tidak hanya santri yang memiliki banyak aktivitas selama Ramadhan. Para asatidz-pun tak kalah sibuknya. Asatidz yang sekaligus menjadi mahasiswa ISID, khususnya semester 6, selama bulan ini mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Sedangkan, asatidz yang sudah sarjana, mengikuti program Daurah Tadribiah selama 12 hari di bulan ini. Sementara itu, asatidz lainnya termasuk yang sudah senior, juga terlibat dalam berbagai macam kegiatan. Mereka harus mengikuti beberapa kali sidang kenaikan kelas 1-4, sidang kenaikan kelas 5, dan sidang kelulusan kelas 6. Sebagian juga sibuk menguji skripsi mahasiswa tingkat akhir di Kampus Siman, menjadi pembimbing KKN, dan seluruhnya menjadi panitia acara buka puasa bersama masyarakat yang akan diadakan tanggal 10 Ramadhan nanti.

Aktivitas padat selama bulan ini semakin terasa marak dan indah ketika seluruh santri dan guru Gontor tidak melupakan ibadah pokok selama Ramadhan, seperti tarawih, tilawah al-Qur’an, i’tikaf, dsb.

Dinamika kegiatan seperti ini juga berlaku di Gontor Cabang (baik putra maupun putri). Sehingga syi’ar di Gontor “al-ma’hadu la yanamu abadan” bukanlah pepesan kosong. Karena memang faktanya tidak pernah ada kata libur di Gontor. Yang ada adalah pergantian dari satu aktivitas ke aktivitas lainnya. AbuNuya