Kader Gontor Terus Bertambah Reviewed by Momizat on . “Patah tumbuh hilang berganti, belum patah sudah tumbuh, belum hilang sudah berganti.” Setidaknya ungkapan itulah yang tepat untuk menggambarkan sistem kaderisa “Patah tumbuh hilang berganti, belum patah sudah tumbuh, belum hilang sudah berganti.” Setidaknya ungkapan itulah yang tepat untuk menggambarkan sistem kaderisa Rating:
You Are Here: Home » Berita » Kader Gontor Terus Bertambah

Kader Gontor Terus Bertambah

Kader Gontor“Patah tumbuh hilang berganti, belum patah sudah tumbuh, belum hilang sudah berganti.” Setidaknya ungkapan itulah yang tepat untuk menggambarkan sistem kaderisasi yang berjalan di Pondok Modern Darussalam Gontor. Sejauh ini, telah tercatat ribuan alumni Gontor yang berkiprah di dalam dan di luar negeri,  demi tegaknya kalimat Allah. Demikianlah, jiwa pengorbanan dan perjuangan yang ditanamkan Gontor kepada para santrinya benar-benar meresap ke dalam jiwa, sehingga tidaklah mengherankan jika banyak para alumninya yang siap berjuang untuk kemajuan Gontor.

Selain itu, tidak sedikit di antara para alumni yang bersedia menjadi kader penerus perjuangan Trimurti. Dengan adanya rasa keterpanggilan dan kesadaran disertai jiwa keikhlasan untuk berjuang di Pondok Modern Darussalam Gontor, membuat 11 orang alumni yang sebagian besar telah menamatkan KMI pada tahun 2010 dan 2011 tersebut, berikrar menyatakan kesiapan menjadi kader Pondok Modern Darussalam Gontor tanpa adanya paksaan dari pihak manapun. Untuk itu, diadakanlah acara penandatanganan kader yang bertempat di Kantor Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, Selasa (11/9) pagi. Acara ini dihadiri oleh K.H. Hasan Abdullah Sahal dan K.H. Syamsul Hadi Abdan selaku Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, K.H. M. Akrim  Mariyat, Dipl.A.Ed., Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A., dan K.H. Masyhudi Subari, M.A. beserta para saksi yang merupakan wali dari para kader tersebut.

Adapun 11 orang kader yang berikrar tersebut adalah:

  1. Dhiyaul Haq, alumni tahun 2010, putra dari Al-Ustadz Suroso Hadi;
  2. Husni Dzahaby, alumni tahun 2010, putra dari (Alm) Al-Ustadz Sutaji Tajuddin;
  3. Nazeeh Masyhudi, alumni tahun 2011, putra dari K.H. Masyhudi Subari, MA;
  4. Roid Umami, alumni tahun 2010, putra dari (Alm) K.H. Atim Husnan;
  5. Ana Maraatu-S-Sholihah, alumni tahun 2011, putri dari Bapak Muhammad Yasin;
  6. Agung Setiawan, alumni tahun 2010, putra dari Bapak Sunarto;
  7. Fella Attaqy, alumni tahun 2010, putri dari Al-Ustadz Sunanto WR;
  8. Sugeng, alumni tahun 2011, putra dari Bapak Miswanto;
  9. Muhammad Adnan Asysyahibi, alumni tahun 2011, putra dari Bapak Sauji;
  10. Fadlurrahman, alumni tahun 2011, putra dari Al-Ustadz Imam Shobari;
  11. Ahmad Fauzi Hidayatullah, alumni tahun 2005, putra dari K.H. Syamsul Hadi Abdan.

Binhadjid